Showing posts with label DIA MENGANGKATKU DARI KETERPURUKAN. Show all posts
Showing posts with label DIA MENGANGKATKU DARI KETERPURUKAN. Show all posts

Dia Mengangkatku Dari Keterpurukan



Kisah ini adalah kisah nyata yang ku alami beberapa bulan lalu. Kali ini memang Tuhan Yesus turut campur tangan dalam menolongku. Bulan lalu, tepatnya pada awal bulan Mei tahun ini. Saat itu, aku merasakan sebuah tekanan batin besar dan sudah bingung mau kemana untuk memilih masa depanku. Saat itu juga, aku merasakan tidak ada jalan terbuka sama sekali. Ingin mendaftar kuliah, tapi harus test lagi. Sementara itu semua pelajaran yang setahun silam aku sudah tidak dapat mengingat lagi.

Hal ini pula yang membuatku menjadi frustasi dan menambah beban setelah banyak masalah yang ku alami. Aku menjadi tidak bersemangat sama sekali kala itu, berhari-hari aku mendapatkan pertanyaan yang banyak dan hati selalu berbicara, sudahlah mari bangkit dari semua masalah ini. Tapi, aku merasa tidak bisa sama sekali. Akhirnya selang beberapa hari, aku melihat ada pendaftaran sebuah perguruan tinggi selanjutnya aku masih ragu juga dengan semua pilihanku.

Aku takut salah langkah lagi, sama seperti yang ku alami pada masa lalu. Aku pun menunggu hingga beberapa hari untuk mengambil keputusan untuk mendaftar disana. Singkat cerita, aku pun mendaftar dan kembali mempelajari semua pelajaran yang lalu. Aku sempat mengalami kesulitan dalam mengerti semua pelajaran di masa sekolah dulu dan aku pun berusaha kembali untuk belajar.

Aku menghargai jerih payah kedua orangtuaku dan aku tidak mau memberikan mereka sebuah kekecewaan lagi seperti hari yang lalu. Cukup sakit memang aku rasakan dan aku tidak sanggup untuk bertahan dengan keadaan yang tertekan mental. Dengan semangat itu, aku membulatkan tekad untuk kembali lagi merintis semua hal dari bawah, dari nol.

Pada akhirnya, semua syarat dalam proses pendaftaran sudah aku lengkapi. Dan tiba pada hari dimana diadakan test penerimaan. Seperti biasa, aku berdoa dan memohon petunjuk dari Tuhan. Setelah itu, aku pun mulai mengisi biodata dan mulai mengerjakan soal. Pertama sekali aku membuka soal ujian, aku merasa tidak sanggup dan semua tiba-tiba hilang dari pikiranku. Aku sempat kebingungan dalam menjawab soal-soal yang begitu banyak dalam tempo kurang dari 2 jam..!

Dengan inisiatif, aku pun menjawab yang semampu ku dengan waktu yang sudah mulai menipis. Ketika aku membuka kembali soal-soal yang belum terjawab, tiba-tiba aku merasa ada yang mengajariku. Sempat kebingungan juga dan waktu juga tidak mungkin lagi untuk namanya bingung. Aku merasa ada seseorang yang menuntunku dalam menjawab soal-soal yang tersisa dan tak bisa ku jawab sebelumnya.

Dan yang anehnya lagi, aku merasa tangan ku seperti dituntun dan pikiranku menjadi penuh ide dan cara dalam memecahkan soal yang buntu tadi. Dengan bergegas, aku ambil kertas dan menuliskan semua caraku dan tidak lupa menjawab soal pada lembar jawaban. Waktu kurang dari 15 menit lagi, dan aku terheran sendiri, mengapa baru sekarang cara penyelesaian soal ini muncul dalam pikiranku ? Akhirnya waktu ujian selesai dan aku pun mengumpulkan lembar jawaban ku dengan jawaban yang bisa ku jawab.

Setelah itu, aku pulang ke rumah dan berharap hasilnya memuaskan. Aku kembali untuk melihat soal-soal yang ku jawab tadi dalam perjalanan pulang. Aku pun sempat ragu juga, apakah aku lulus ujian ini atau tidak ? Tapi, perkataan itu langsung ditentang oleh suara hati yang lain. Ia berkata, kamu pasti lulus. Aku pun menjadi senang dan pulang dengan senyuman, agar memastikan orangtuaku tidak bertanya-tanya lagi tentang ujian tadi.

Selang beberapa minggu setelah ujian penerimaan dilakukan, aku merasa deg-degan dengan hasil ujianku. Tapi, kembali lagi ada yang berkata dalam hati "Kamu lulus". Padahal aku belum tahu hasil ujian ku saat itu dan aku pikir juga kemarin jika ujianku masih banyak yang belum terjawab pada soal hitung-hitungan. Dengan deg-degan, ku buka website dan melihat pengumumannya tepat pada jam 12 malam. Aku melihat beberapa file yang sudah siap untuk menentukan siapa yang lulus pada ujian penerimaan kemarin.

Tak disangka dan tak diduga, aku lulus...! dan aku merasa senang sekali serta tak lupa aku mengucap syukur kepada Tuhan Yesus. Ketika aku melihat pengumuman itu, aku melihat nama ku berada di urutan 7 dari 400 orang lebih yang menjadi saingan ku dan aku semakin senang bukan kepalang. Aku merasakan semua seru doa ku selama ini telah dijawab Tuhan Yesus.


Merasa terheran sendiri dan bertanya dalam hatiku atas kejadian mulai dari awal ujian hingga kelulusan ini. Ternyata semua itu adalah berkat campur tangan Tuhan dalam membantuku selama ini. Sungguh ajaib Engkau Tuhan Yesus, tiada terduga jalan-Mu yang sudah Engkau rancang bagiku.

Setelah aku melihat pengumuman, aku pun beristirahat karena kelelahan dan sembari berdoa kepada Tuhan Yesus yang sudah menjawab seru doa ku. 

Tuhan Yesus memang baik dan Dia mengangkatku dari keterpurukan yang ku alami saat ini.
Read More..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...