Jeritan dalam ruang hampa


Aku dan yang lain menatap langit seolah akan turun jawaban atas kami. Sebuah jawaban akan mimpi yang belum terungkap sama sekali hingga hari ini. Aku merasa jikalau kami ini berada dalam ruangan hampa udara. Ruangan dengan tidak adanya udara dan tidak terdengarnya sebuah jeritan dari mulut mulut yang berteriak sekuat tenaga tetapi dibungkam oleh kedapnya sang hampa.

Kemanakah kami akan berlari..? Kemanakah kami akan berdiri..? Hanya menatap, menerjang, menghabiskan sisa hidup kami selama ini..?

Bisa dibayangkan jikalau kamu berada dalam sebuah ruangan gelap, tidak ada cahaya terang sedikit pun yang menyinari, semua kosong dan melayang. Tidak tahu kemana arah dan tujuan.

Jeritan jeritan kesakitan yang berkumandang dalam kehampaan dan kegelapan. Ku rasa tidak ada yang akan menolong kami. Siapapun mereka, aku rasa tidak akan mampu menolong. Kami hanya pasrah, rela dan melepaskan semua apa yang kami rasakan. Ingin sekali ku mengoyakkan bayangan gelap yang ada dihadapanku, tapi aku tidak mampu melakukannya. Aku tidak tahu harus memulai dari mana akan bergerak, karena semuanya gelap. Aku hanya meraba dalam kegelapan, meraba hal yang tidak dapat aku terka sama sekali. 

Akankah sebuah cahaya akan datang menghampiri..? Cahaya pengharapan dalam ruangan gelap dan hampa..? Aku berharap demikian tetapi tidak berlebihan untuk diharapkan.
Comments
0 Comments

0 Bacotan:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...